Profil Fisika ITB

Program Studi (Prodi) Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung (ITB) terletak di dalam kompleks Kampus ITB di Jalan Ganesa 10, Bandung 40132. Di antara jurusan-jurusan Fisika di Indonesia, Prodi Fisika adalah lembaga pendidikan dan penelitian fisika yang tertua. Awalnya, Prodi Fisika berdiri pada tahun 1948 sebagai bagian dari Fakulteit van Exacte Wetenschap dari Nood Universiteit van Jakarta. Kemudian fakultas tersebut berubah nama menjadi Faculteit van Wiskunde en Natuur Wetenschap. Setelah pengakuan kemerdekaan Indonesia oleh Belanda pada akhir 1949 nama fakultas tersebut diubah menjadi Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) dan merupakan bagian dari Universitas Indonesia. Pada tahun 1959 mendiang Presiden Soekarno meresmikan berdirinya Institut Teknologi Bandung dengan membawahi dua fakultas, yaitu Fakultas Teknik dan FIPIA. Sekarang FMIPA (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) menggantikan nama FIPIA.

Sampai dengan tahun 1960-an hanya ada satu program studi Fisika yang serupa dengan program doktorandus di dalam sistem pendidikan Belanda. Selanjutnya program tersebut berubah menjadi program sarjana yang setara dengan program B.Sc. Honors yang ada di universitas-universitas luar negeri (dengan beban 160 sks) dan pada tahun 1993 program tersebut dipersingkat menjadi program sarjana dengan beban 144 sks. Mulai tahun 1979 Prodi Fisika juga menawarkan program master/magister Fisika. Pada tahun itu pula program doktor di ITB berlangsung di bawah Fakultas Pascasarjana. Program studi Magister Fisika mendapat akreditasi A pada tahun 2011. Program Doktor Fisika mendapat akreditasi A pada tahun 2009 dan telah tereakreditasi A dari BAN PT pada tahun 2014. Mulai tahun 2006 Program Studi Fisika bertanggung jawab hanya untuk melaksanakan program akademik dan kemahasiswaan. Pada tahun 2008, Program Magister Pengajaran Fisika disetujui oleh senat FMIPA dan Senat ITB. Dengan demikian, pada saat ini terdapat 4 prodi Fisika yang dikelola oleh FMIPA ITB, keempat prodi tersebut adalah: Prodi Sarjana (S1) Fisika, Prodi Magister (S2) Fisika, Prodi Magister Pengajaran (S2 Pengajaran) Fisika dan Prodi Doktor (S3) Fisika.

Prodi Fisika dikukuhkan keberadaannya secara hukum melalui surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Soekadji Ranuwihardjo, bernomor 119/Dikti/Kep/1984 tertanggal 29 September 1984. Berdasarkan SK BAN No : 06278/Ak-VII-S1-012/ITBFGA/IV/2004, tanggal 16 April 2004), Program Studi Sarjana Fisika memiliki akreditasi A (Baik Sekali). Pada tahun 2008 program studi sarjana fisika merupakan salah satu dari dua program studi yang dipilih untuk mengikuti program Self Assessment Report Quality Assurance yang dilakukan oleh Asean University Network (AUN). Pada Akreditasi selanjutnya yang dilakukan oleh BAN pada tahun 2009 yang berlaku hingga Juni 2014, program studi Sarjana Fisika mendapatkan akreditasi A. Pada tahun 2014 kembali Program Studi Sarjana Fisika mendapat akreditasi A dari BAN-PT, dengan masa berlaku hingga 23 Oktober 2019. Pada saat ini Program Studi Sarjana Fisika sedang diusulkan untuk mendapat akreitasi dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik e.V.), suatu lembaga akreditasi internasional yang berkedudukan di Jerman.