SELAMAT! ITB Peringkat 1 di Indonesia Dalam Bidang Keilmuan Versi QS World University Rankings

 

QS World University Rankings (WUR) telah merilis pemeringkatan universitas terbaik tahun 2021. Universitas-universitas di Indonesia masuk dalam peta peringkat Asia dan menunjukan peningkatan daya saing dengan Perguruan Tinggi lainnya. Tiga Perguruan Tinggi di Indonesia yang termasuk dalam 100 Besar di Asia, yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung. Rektor ITB, Prof. Reini di Bandung, Minggu (7/3/2021) menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih bangsa Indonesia melalui Perguruan Tinggi tersebut.

QS Asia University Rankings 2021 memaparkan bahwa pemeringkatan ini dilihat dari 11 indikator, antara lain academic reputation (reputasi akademik), employer reputation (penilaian pimpinan), citations per paper (kutipan yang digunakan dalam jurnal), faculty staff with Ph.D. (jumlah akademisi dengan gelar doktor), faculty student (jumlah mahasiswa per fakultas). Selain UGM, UI, dan ITB, Perguruan Tinggi lainnya yang termasuk ke dalam 10 besar peringkat di Indonesia versi QS World University Rankings, yaitu Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Sepuluh November, Binus University, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya. Dalam peringkat dunia, ITB sendiri naik 18 peringkat dunia, dari 331 menjadi 313.

Dalam rilisnya, QS-WUR menyatakan bawha sebanyak 9 bidang di ITB masuk dalam jajaran “10 Besar di ASEAN”, yaitu Seni dan Desain (peringkat 3), Teknik Perminyakan (4), Ilmu Komputer & Sistem Informasi, Teknik Sipil (6), Teknik Elektro, Teknik Mesin, Matematika (8), Fisika & Astronomi, Arsitektur (9). Dalam peringkat di Indonesia, ITB sendiri menempatkan 10 bidang pada peringkat teratas yaitu, sembilan bidang “10 Besar” ASEAN ditambah dengan program Teknik Kimia.  Pemeringkatakan bidang keilmuan tersebut menempatkan ITB pada peringkat pertama berdasarkan bidang keilmuan di Indonesia. 

Sesuai dengan prinsip ITB, yaitu ‘in harmonia progressio’, bekerja bersama membangun bangsa, maka dari itu seluruh civitas ITB perlu saling bergandengan tangan dalam upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi dan riset. Dalam proses pengembangan bidang keilmuan, perlu adanya tindakan-tindakan yang dapat menunjang pengembangan tersebut, terutama dari Pemerintah. ITB telah memulai kerja sama dalam berbagai program dengan dalam negeri dan luar negeri, seperti program MIRA Bersama MIT dan UKICIS dengan perguruan tinggi di Inggris. Pada saat ini, ITB telah menentukan untuk fokus dalam pengembangan ilmu dan Teknologi Nano, Artificial Intelligence & Information Technology, Bio Teknologi, Energi terbarukan dan Infrastruktur Berkelanjutan.

Sekali lagi selamat! Semoga ITB dapat meningkatkan prestasi dalam segala bidang dan dapat bersaing dengan perguruan tinggi dunia!