Computer Assisted Material Innovation (CAMI) 2018: Workshop dan Simposium Hasil Kerjasama Institut Teknologi Bandung dengan Mie University dalam Bidang Komputasi Material

Hari Rabu 31 Oktober hingga Jumat, 2 November 2018 adalah hari dimana untuk pertamakalinya dilaksanakan sebuah Workshop sekaligus Simposium dibawah nama Computer Assisted Material Innovation (CAMI). Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dari Institut Teknologi Bandung bersama dengan Mie University, Jepang yang diikuti oleh 61 peserta dari beberapa instansi lain seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjajaran, Universitas Tanjungpura, STIA LAN, Universitas Telkom, UIN Sunan Gunung Jati, Universitas Negeri Malang, dan Pusat Survey Geologi. CAMI 2018 sendiri dibagi dalam 2 bagian, yaitu Workshop dan Simposium, Workshop dilaksanakan pada hari pertama dan kedua sedangkan Simposium dilaksanakan pada hari ketiga.

Foto bersama peserta CAMI 2018

Bagian Workshop pada hari pertama bertempat pada ruang staff baru Departemen Fisika, ITB yang dimulai dengan sambutan oleh Dr. A. A. Nugroho dan dilanjutkan penjelasan teoritik mengenai prinsip dasar kalkulasi ab-initio menggunakan Density Functional Theory dengan metode Full-Potential Linearized Augmented Plane Wave (FLAPW) oleh Prof. Kohji Nakamura dari Mie University. Peserta selanjutnya dibekali praktik perhitungan secara teknis langsung menggunakan komputer di ruang Unit Pelayanan Komputer, Departemen Fisika ITB, oleh Dr. Abdul Muizz Pradipto yang merupakan seorang asisten Profesor di Mie University lulusan dari Institut Teknologi Bandung. Pada sesi teknis ini, peserta diberikan materi penyelesaian komputasi untuk memperoleh sifat magnetik, rapat keadaan, hingga struktur pita dari suatu sistem kristal menggunakan metode FLAPW.

Suasana Workshop didalam ruang Unit Pelayanan Komputer, Departemen Fisika, ITB

Di hari ketiga pada bagian Simposium dipaparkan tentang kemajuan-kemajuan riset di bidang material desain oleh lima pembicara. Pembicara pertama Professor Tomonari Ito dari Mie University memberikan pemaparan tentang kemajuan riset di bidang material komputasi untuk pertumbuhan epitaksial semikonduktor, dilanjutkan oleh Profesor Kohji Nakamura yang memberikan materi tentang sifat magnetik dari induksi spin-orbit dan modifikasi induksi medan listrik pada lapisan tipis logam. Presenter ketiga adalah Profesor Abdul Muizz Pradipto dari Mie University yang menjelaskan sifat magnetik dari material berlapis yang terdiri dari material Kobalt/Paladium/Platina. Presenter ketiga merupakan lulusan dari National Chiao Tung University, Taiwan, yaitu Dr. Tahta Amrillah yang memaparkan tentang Interplay magnet, listrik, dan kopling elastik pada heteroepitaksi multiferroic. Simposium ditutup dengan presentasi tentang Efek Hall tak wajar pada Mn3Sn yang didoping dengan Antimoni (Sb) oleh saudara Rombang Sihombing, M.Si dari Institut Teknologi Bandung.

Penyerahan souvenir oleh Dr. A. Agung Nugroho (kiri) kepada pembicara Simposium dari Mie University (kanan ke kiri) Prof. Tomonari Ito, Prof. Kohji Nakamura, dan Dr. Abdul Muizz Pradipto

Diakhir acara, salah satu peserta CAMI 2018 bernama Andi Gumarilang (20) mengatakan “Acara Workshop dan Simposium ini sangat bermanfaat terutama pada sesi pelatihan kalkulasi langsung menggunakan komputer, banyak pengetahuan baru yang saya dapat dan saya harapkan acara ini dapat dilanjutkan kembali pada kesempatan yang akan datang.” [Fiqhri].