Mahasiswa Fisika ITB Menjadi Juara di Ajang Tokyo-Tech Indonesia Commitment Award 2018 di Jepang

Tokyo – Tech Indonesia Commitment Award (TICA) merupakan ajang kompetisi paper bagi mahasiswa S1 di Indonesia yang diselenggarakan oleh PPI Tokyo Institute of Technology (Tokodai). Tahun ini kompetisi TICA diselenggarakan dengan mengangkat tema “Integrity to Empower The Nation” yang dilandasi bonus demografi. Kompetisi karya ilmiah TICA 2018 terdiri dari 4 cluster tema yaitu Energy and Environment, Infrastructure and Transportation, Life Sciences, dan Information Communication Technology.

Peserta dengan karya ilmiah terbaik akan diberikan kesempatan untuk mempresentasikan penelitiannya di Grand Seminar TICA 2018. Dari sebanyak kurang lebih 400 peserta yang terdaftar dan 200 makalah yang berkompetisi dalam TICA 2018, setelah melewati rangkaian seleksi, salah satu mahasiswa Fisika-FMIPA-ITB, Ayu Lia Pratama berhasil menjadi finalis dan mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karyanya pada hari Sabtu, 27 Oktober 2018 bertempat di Ookayama Campus, Tokyo Institute of Technology, Jepang .

Acara puncak ini pun dihadiri oleh perwakilan dari Tokyo Institute of Technology, Kedutaan Besar Indonesia di Jepang, Prof. Panut Mulyono (rektor Universitas Gadjah Mada) serta Dr (HC) Dahlan Iskan (Menteri BUMN 2011-2014).

Karya yang dibuat oleh Lia membahas tentang keefektifan penggunaan bahan bakar Uranium, Thorium, dan Plutonium pada reaktor HTGR 50 MWt. Hasil karya tesebut berhasil menyisihkan dua kandidat finalis lainnya yang berasal dari Universitas Brawijaya dan Institut Teknologi Sepuluh November dan membawa Lia menjadi juara. “lomba ini bagus banget buat memunculkan semangat riset mahasiswa Indonesia, harapannya sih semoga tiap tahun acara ini tetap terlaksana agar muncul benih-benih researcher dari Indonesia”. Ungkap Lia.

Berita lainnya: http://www.tribunnews.com/internasional/2018/10/28/ayu-lia-pratama-dari-itb-juara-tokyo-tech-indonesia-commitment-award-di-jepang

-Reported by Ari Saldi, edited by AK & DI