Kunjungan Universitas Sriwijaya ke Fisika ITB

Fisika, ITB – Program Studi Fisika ITB pada 4 Maret 2016 menerima kunjungan dari Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sriwijaya, Palembang. Kunjungan itu diterima oleh Dr. Novitrian selaku Ketua S2 pengajaran di Ruang Staff Baru sekitar pukul 09.00 WIB (4/3/2016). Rombongan UNSRI sendiri terdiri dari sedikitnya 60 mahasiswa dan beberapa dosen pendamping. Saat memberi sambutan, Dr. Novitrian sedikit bercerita mengenai perbedaan magister pengajaran dan magister fisika. “Magister biasa fokus ke penelitian, sedangkan pengajaran fokus di penambahan konten di bidang pembelajaran Fisika”, ungkap beliau di tengah sambutannya. Proyek akhir magister pengajaran berupa tesis dengan membuat alat peraga yang bisa diaplikasikan untuk pendidikan Fisika di sekolah. Beliau menambahkan bahwa program magister pengajaran cocok untuk mahasiswa yang tahap strata 1 sudah mempelajari pedagogi. Beliau juga menjelaskan sedikit tentang kelompok keahlian di Sarjana Fisika ITB, Program Magister Fisika, dan Program Magister Fisika Pengajaran.

s1_Fotor
Para mahasiswa & dosen UNSRI saat berada di Ruang Staff Baru Fisika ITB

Setelah disambut oleh Dr. Novitrian, mahasiswa UNSRI lalu dibagi menjadi 3 kelompok besar yang berisi kurang lebih 23 orang. Kelompok pertama dipimpin oleh Eka (Fisika 2011), kelompok kedua dipimpin oleh Kanzie (Fisika 2013), dan kelompok terakhir dipimpin oleh Mustawa (Fisika 2012). Masing-masing kelompok akan berkunjung ke laboratorium yang ada di Fisika yaitu Lab Fisika Bumi, Lab Elektronika, Lab Fisika Lanjut, Lab Bahan Magnetik, dan terakhir Lab Fisika Dasar. Untuk mensiasati kapasitas ruang lab yang terbatas, kunjungan tiap kelompok digilir agar lebih efektif. Kurang lebih selama 15 menit para mahasiswa UNSRI mengunjungi masing-masing lab.

Saat mengunjungi Lab Elektronika, para mahasiswa yang memakai jas almamater berwarna kuning terang tersebut diperkenalkan tentang alat elektrospinning yang bisa mengeluarkan serat berukuran nanometer dan juga dijelaskan tentang tesis serta disertasi untuk mitigasi bencana seperti memantau kegempaan maupun longsor. Saat berada Lab Fisika Lanjut, para mahasiswa UNSRI dipandu oleh asisten Nuril dan Chandra (Fisika 2012), yang menjelaskan tentang modul dan eksperimen yang dilakukan pada semester ini (Eksperimen Fisika 2) yang sedikit berbeda dengan modul semester kemarin. Yakni adanya eksperimen masing-masing kelompok keahlian fisika. Chandra pun sempat mendemokan alat teknik vakum.

Pada Lab Bahan Magnetik, Evi Dwi Indari menjelaskan tentang riset-riset yang dilakukan disana seperti solar sel, laser dan sebagainya. Dan pada kunjungan Lab Fisika Bumi juga dijelaskan riset terkait fisika bumi dan sistem kompleks yang dilakukan mahasiswa strata 1 sampai strata 3. Di Lab tersebut juga didemokan alat gravity oleh teknisi Lab.

s2_Fotor
Kunjungan ke Lab Fisika Bumi & Sistem Kompleks

Namun karena keterbatasan waktu, kunjungan ke Lab Fisika Dasar dibatalkan. Lalu untuk mengabadikan momen, seluruh mahasiswa UNSRI berfoto bersama di Plaza Widya Nusantara bersama pemimpin kelompok masing-masing yang sudah menemani diskusi selama kunjungan di Fisika ITB.

(Nova, Wildan)